Skip to main content

Posts

Gerakan Muslimah Mengaji

Kenali Allah dengan perbanyak kajian, agar Allah senantiasa menjadi tujuan dari setiap yang kita lakukan. . Dear #Lovalila bagaimana mungkin kita manusia mengenal Allah hanya dengan akal kita sendiri? . Alila yakin jikalau kita hanya mengandalkan akal tanpa mencari tau sifat dari zat Allah, apa saja hal yang Allah sukai dan Allah tidak suka, halal dan haram dan hukum2 Allah semuanya , kita tidak tau mana yang haram, makruh, mubah, sunnah, wajib. Maka jelas kita tidak akan pernah bisa taat sama perintah Allah, walaupun taat itupun naik turun, padahal (ngakunya) kita meyakini adanya Allah. . Sampai kapan pun standar tindakan kita adalah akal kita, karena kita tidak mengenal Zat Allah, kita gatau kekuasaan-Nya seperti apa?, kita jg ga tau Penyayangnya Allah seperti apa? karena kita gamau tau dan mengenal Allah dengan mengaji . Alangakah beruntungnya jika dari kita berinisiatif untuk mengenal Allah dengan mengaji dan mengkaji.Sunnah Rasul belajar itu harus talaqqi, atau bertemu guru. I...

Hukum Makan Gaji Buta

Dear #Lovalila ... Makan gaji buta, atau kita kenal dengan istilah "magabut" itu ada suatu hal yang tidak baik, bahkan curang. Mangkir dari tanggungjawab tapi tetap diberikan upah normal. Perilaku ini bahkan bisa mengganggu atau merugikan orang lain yang memerlukan hasil kerja si pelaku magabut tadi. . Rezeki kita itu sudah ada yang ngatur, alila kira semua #Lovalila sudah paham lah yaa soal ini. Tapi yg harus diperhatikan adalah cara kita menjemputnya. Apakah dengan cara yang ahsan atau justru zholim? . Meski Kerjaan kita halal, tapi kalo kita tidak mengerjakannya, ini bisa loh menzholimi saudara kita dan perusahaan. Misal, kita kerja di perusahaan tapi masih belum bisa memenej urusan probadi ketika jam kerja, sampe2 kerjaan tidak selesai. Kemudian hasil kerja kita akan menjadi tidak berkah. Padahal, ketika bekerja, Allah jg siapkan pahala untuk kita jika kita kerja ikhlas, tepat waktu. Apalagi kalo pekerjaan kita lebih cepat, dan kita bs membatu pekerjaan orang lain.. M...

Menyikapi Hasil Yang Mengecewakan

Saat kita belajar dan sudah diniatkan karena Allah tapi hasil tidak memuaskan, malah disalahkan orangtua. Bagaimana menyikapinya? . Bismillah.. Alila coba jawab pertanyaan diatas ya dear 😊 . Waahh siapa nih yang pernah mengalami hal yang sama? Sudah belajar giat dengan penuh semangat lilLaah, ngerjain soal dengan cara yang halal, jujur, nggak nyontek dan tengok kanan kiri, tapi hasil masih ngga memuaskan juga. Sudah gitu, dimarahi orangtua pulak. Bagai jatuh tertimpa tangga 😢 . Dear.. Ingat yaa.. Allah itu tidak menilai hasil, tapi prosesnya 😊 Jadi, kalau ada yang kecewa dengan hasil yang sudah kau perjuangkan, jangan pusing. Cukup pahamkan mereka bahwa ini adalah hasil yang Allah kehendaki. Jangan lupa, minta doa mereka supaya nilaimu lebih bagus di kemudian hari. Sembari menyemangati diri untuk belajar lebih giat lagi. . Coba husnuzhan sama Allah, dengan hasil yang nge-pas ini, mudah2an mengantarkanmu mendapat sekolah yang baik, prestasimu meningkat, dipertemukan dengan sahaba...

Mengetahui Kecurangan Teman Kantor

Assalamualaikum #lovalila, Alila mau jawab pertanyaan nih. Bismillahirrahmanirrahiim... . Bagaimana sikap yang seharusnya kalo di tempat kerja kita terjadi kecurangan, dan dalam praktiknya kita dituntut ikut andil (curang) didalamnya? . Sangat banyak sekali kecurangan-kecurangan yang terjadi dilingkungan kita. Dan yang lebih parahnya lagi, kita dituntut untuk ikut menjalani dan menikmati hasil dari kecurangan tersebut. Padahal kita tahu Allah sangat melaknat bagi mereka yang berbuat curang, Allah berfirman: "Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang" (QS. Al Muthaffifin:1) . Lalu seperti apa seharusnya kita menyikapi hal tersebut? Maka satu-satunya jalan kebenaran di Dunia ini hanyalah bertaqwa kepada Allah. Dan salah satu cara bertakwa kepada Allah ada Amar ma'ruf nahi mungkar seperti yang Allah firmankan: “Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya...

Muslimah Jangan Suka Selfie Dan Joget

Assalamu'alaykum #lovalila ... Apa kabar izzah dan iffahmu hari ini? . Masih inget nggak sama tema #IslamMemuliakanku ? Hihihi 😀 Sebelumnya di tema ini kita bahas tentang demam aplikasi yang membuat muslimah2 joget2 dan nyanyi2. . Kini, sejarah terulang kembali dengan kisah yang lebih ngeri! Kidz jaman now lagi demam aplikasi. Cekrek cekrek selfie, bikin vlog penuh sensasi, ngaku2 jadi istri, ada yg joget sana sini, setelah hits dituhankan sama fans nya yang ngaku2 nabi. Haduuuhh makin rusak aja generasi! 😔 . Coba perhatikan, Apakah orang-orang terdekat kita juga ikut2an? Atau jangan2 kita pelakunya? 😯 Lalu apa yang seharusnya kita lakukan? Yuk simak selengkapnya dalam postingan-poatingan selanjutnya 😉 . #IslamMemuliakanku

Nasehat Untuk Muslimah Yang Populer

Islam itu membentuk muslimah berprestasi dan bermartabat tinggi, bukan sekedar tenar dan banyak sensasi. . Rasa malu yang tersematkan,serta syariat-syariat yang diberlakukan kepada kita lah yang membuat muslimah bermartabat tinggi (kalo dijalankan). Tapi kalau kau tinggalkan, kau lupakan begitu saja, jangan heran jika banyak yang memandangmu sebelah mata. Harga dirimu turun karena urat malu yang (orang bilang) sudah putus. Sebab kau ukir prestasi dengan cara yang tidak Islami. . Menghibur mencari sensasi, bikin video atraktif joget2 ala tikt*k. disukai sihh.. Tenar siih.. Tapi sayang, hanya sementara saja. Coba ngaku, yang berakal sehat pasti agak ilfil melihat yang seperti itu. Coba kau perlihatkan ke guru2, guru ngaji, atau orangtuamu. Malu.. . Tidakkah kita mengambil pelajaran dari sahabat2 Nabi? Yang terkenal di langit, terasing di bumi? Sungguh, Ia lebih mulia sebab Allah jaminkan surga untuknya karena ketaatannya. . #IslamMemuliakanku

Social Mediamu Adalah Cerminanmu

socmedmu cerminanmu . Bissmillah Dear #Lovalila, Alila mau ajakin nih temen-temen semuanya cek instagram masing-masing karena apa yang di follow dan di posting kita di sosial media itu sama dengan kita didunia nyata . ketika kita melihat postingan-postingan yang di follow kita ga berfaedah atau bahkan kita sampe stalking berlebihan itu yang  pertama kita mendapatkan dosa zina mata yang kedua mendaptkan dosa lalai. Astagfirullah . sekali lagi sosial media itu cerminan diri, jika kita follow, orang-orang yang selalu mengingatkan kepada Allah, berarti diri kita adalah orang yang sama- sama semnagat ingin mengingatkan kepada yang lainnya itu kebaikan . sudah di cek kah akumu? yu mulai sekarang unfollow akun-akun yang gaberfaedah dan followin orang-orang yang inspirasi In Syaa Allah akan mengubahmu menjadi lebih baik, kebayang kan dear jika folowing kita ini banyaknya selebgram yang setiap hari memposting eksistensinya, yang ada kita kepengen seperti mereka . Mulai Malam Ini Alila k...