Skip to main content

Waspada Dengan Ulama Suu

ULAMA MENYESATKAN ITU TERUS ADA
.
Umat Islam tak akan pernah aman sampai mereka yg memimpin peradaban. Umat Islam senantiasa hendak dipecah belah, salah satunya memasukan Ulama, Da'i, Ustadz dsb yg berfungsi untuk menyesatkan, memecah belah Umat Islam dan menjual Agama Allah.
.
Snouck Hurgronje adalah Agen Belanda yg sangat cerdas, masuk Islam, fasih Berbahasa Arab, hafal Al-Qur'an, sudah Haji & menikah dengan muslimah. Jangan coba-coba berdebat dengannya. Ilmu keagamannya jauh lebih hebat ketimbang kebanyakan Da'i pada saat itu.
.
Namun tetaplah kembali ke hati, bahwa tujuannya adalah untuk memecah belah Umat Islam, memurtadkan, dan meredam Umat Islam untuk tidak menerapkan Syariat Islam, menyuruh Umat Islam agar tak mencampuri politik & agama.

Alhasil banyak Ulama Tertipudaya. Akhirnya Aceh mampu dikuasai & tercerai berailah rakyat Indonesia akibat seruan fatwa sesat dari agen ini.

Maka Ulama palsu seperti ini akan terus ada. Yang tujuannya memecah belah Umat Islam dan menghancurkannya dari dalam.
.
Oleh sebab itu Letak Iman itu bukan berada pada pengakuan "Saya Islam, saya Sholat, Saya Ngaji, Saya Punya Pesantren, Saya Santri, Saya Pengurus Ormas Islam". Mengaku begitu tapi pandangannya, cara hidupnya, tingkah lakunya jauh dari Islam, menyerempet kepada Liberal & Komunis, menolak Syariat Islam, bahkan mendukung penista Islam.

Kalau hanya seperti itu Snouck Hurgronje adalah sangat beriman sebab telah menguasai dan sangat paham tentang Agama Islam.
.
Namun letak Islam itu juga pada Sikapnya, cara pandangnya, langkahnya,  keberpihakannya, niatnya yg tulus untuk memperjuangkan Agama.

Tak pernah dalam pemikirannya mengambil pemikiran lain selain Hukum Allah, yg ia anggap sebagai hukum erbaik... Inilah Letak Islam itu sesungguhnya.
.
Sebab tak mungkin seseorang yg mengaku ISLAM tapi membela Penista Agama Islam. Maka jelas banyak Ulama, Kiyai, Da'i dan Umat Islam menyebut pembela penista Agama sebagai kaum munafik karena telah memenuhi kriteria kemunafikan yg diungkap Al-Qur'an dan As Sunnah.
.
.

Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Tehnik Penjajah Yang Diadopsi

Membuat aturan (Ordonansi/undang-undang) penceramah atau guru agama Islam adalah salah satu nasehat Snouck Hurgronje terhadap pemerintah Hindia Belanda untuk mengendalikan sistem pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan Islam dianggap penting karena dikhawatirkan melahirkan generasi-generasi pemimpin Islam yang terdidik dan umunya anti penjajah. Dengan asumsi tersebut, pendidikan Islam dinilai sebagai ancaman keberlangsungan misi penjajahan & pengkristenan Nusantara. Ordonansi ustadz pertama kali dikeluarkan pada 1905 mewajibkan setiap ustadz (guru Agama Islam) untuk meminta dan memperoleh izin terlebih dahulu, sebelum melaksanakan tugasnya. Ordonansi guru pada 1905 ini, dinyatakan berlaku untuk Jawa Madura kecuali Yogyakarta dan Surakarta. Isi dari ordonansi ini di antaranya: 1. Seorang ustadz baru boleh mengajar bila sudah mendapat izin dari Bupati. 2. Izin tersebut baru diberikan bila ustadz tersebut jelas-jelas bisa dinilai sebagai orang baik, dan pelajaran yang diberikann...

Bolehkah Meyakini Bahwa Non Muslim Adalah Kafir

HARUSKAH MEYAKINI NON MUSLIM KAFIR...? . Meyakini non muslim kafir adalah ajaran Islam, jadi tidak mungkin orang yang berakal dan beragama menganggapnya sebagai intoleran. Intoleran itu apabila kita berbuat zalim kepada mereka, adapun meyakini serta mengamalkan ajaran Islam tentu bukan suatu kezaliman sedikit pun. Bahkan Allah ta'ala menamakan satu surat "Al-Kafirun" dan Allah ta'ala perintahkan Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam untuk menyatakannya di depan semua non muslim, yaitu semua orang yang menyembah selain-Nya, قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ، لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ، وَلَآ أَن...