Waktu, sesuatu yang tidak terlihat namun sangat berarti dan sangat berharga. Apapun terjadi, bagaimanapun perasaan ditimbulkan, kita hanya bisa membiarkannya berlalu tanpa mampu mencegah.Semua di dunia ini mengikuti pusaran waktu. Tidak ada satupun luput daripadanya. Anda,mereka juga saya, tidak akan pernah mampu menahannya.Sedemikian berharganya waktu sehingga banyak sekali peringatan tentangnya disampaikan dalam kitab suci maupun diuntai dalam kata kata mutiara. Bahkan dalam kitab suci Al-Quran Allah secara jelas berfirman “Demi Waktu”, “Demi Waktu Fajar”, “Demi waktu Dhuha”, dan lain-lain. Semua ituseharusnya menyadarkan diri kita semua akan pentingnya, betapaberharganya serta sangat berartinya waktu dalam hubungan dengan Sang Pencipta, hubungan antar manusia, karir.
Jangan sia siakan waktumu untuk hal yang tidak sema sekali ada artinya belajar lah menghargai waktu karena waktu mu adalah hal yang berharga untuk dirimu
Jangan sampai kau menyesal karena kau tidak bisa memanfaatkan waktu mu dengan sebaik mungkin ingat Penyesalan datang di akhir 😰
😊👆👆👏👍💕💕💕💕
"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...
Comments
Post a Comment