Skip to main content

Fuyunghai Chinese - Marimasak

FUYUNGHAI AUTHENTIC CHINESE STYLE
.
.
Bahan-bahan
Saus
3 butir Telur Ayam
1 buah Tomat ukuran sedang
1/2 buah Wortel ukuran sedang
2 siung Bawang Putih
2 lembar Kol ukuran kecil
3 sdm Saus Tomat
5 siung Bawang merah
Air 5 sdm + 2 sdm
Daun bawang 6 batang uk kecil
1/2 sdt Maizena
50 gr Ayam Fillet
2 sdm Minyak Goreng
Garam 1 sdt atau secukupnya
1/2 sdt Lada
4 sdm Maizena
1 cangkir Minyak Goreng
.
Langkah
1. Goreng bawang merah hingga kuning lalu angkat sisihkan (lupa difoto), cincang halus bawang putih, wortel dipotong korek api, kol iris memanjang, fillet ayam dan tomat dipotong dadu kecil
.
2. kocok telur ayam didalam mangkuk besar. lalu campurkan wortel, kol, ayam, daun bawang, bawang merah goreng, garam dan lada
.
3. Masukkan 4 sdm makan tepung maizena lalu aduk rata adonan fuyunghai
.
4. Panaskan minyak diatas panci teflon dengan api sedang. Jika panci mulai mengeluarkan asap putih tandanya minyak sudah benar benar panas. baru tuangkan adonan fuyunghai. Minyak yang digunakan harus banyak agar bagian atas fuyunghai tergoreng merata
.
5. Intip bagian bawah fuyunghai jika sudah kecoklatan saatnya membalik adonan agar tidak gosong. Supaya waktu dibalik adonan tidak terbelah tips saya gunakan golok dibagian bawah spatula dibagian atas. jepit kedua sisi balik perlahan
.
6. goreng sampai bagian lainnya matang. Intip sesekali supaya tidak terlalu gosong.
.
7. Tiriskan diatas piring, gunakan tisu dapur dengan menekan perlahan fuyunghai agar minyak terserap
.
8. Sementara itu kita buat sausnya dengan menumis bawang putih dan tomat dengan 2 sdm minyak. tunggu hingga tomat mulai mengeluarkan air
.
9. Tambahkan air dan saus tomat aduk rata dengan api kecil
.
10. Tuang larutan maizena. Aduk rata hingga mengental matikan api. Siram diatas fuyunghai
.
Resep dari Riska - cookpad(dot)com
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepdapur #resepmasakanindonesia #resepmasakannusantara

Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Tehnik Penjajah Yang Diadopsi

Membuat aturan (Ordonansi/undang-undang) penceramah atau guru agama Islam adalah salah satu nasehat Snouck Hurgronje terhadap pemerintah Hindia Belanda untuk mengendalikan sistem pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan Islam dianggap penting karena dikhawatirkan melahirkan generasi-generasi pemimpin Islam yang terdidik dan umunya anti penjajah. Dengan asumsi tersebut, pendidikan Islam dinilai sebagai ancaman keberlangsungan misi penjajahan & pengkristenan Nusantara. Ordonansi ustadz pertama kali dikeluarkan pada 1905 mewajibkan setiap ustadz (guru Agama Islam) untuk meminta dan memperoleh izin terlebih dahulu, sebelum melaksanakan tugasnya. Ordonansi guru pada 1905 ini, dinyatakan berlaku untuk Jawa Madura kecuali Yogyakarta dan Surakarta. Isi dari ordonansi ini di antaranya: 1. Seorang ustadz baru boleh mengajar bila sudah mendapat izin dari Bupati. 2. Izin tersebut baru diberikan bila ustadz tersebut jelas-jelas bisa dinilai sebagai orang baik, dan pelajaran yang diberikann...

Bolehkah Meyakini Bahwa Non Muslim Adalah Kafir

HARUSKAH MEYAKINI NON MUSLIM KAFIR...? . Meyakini non muslim kafir adalah ajaran Islam, jadi tidak mungkin orang yang berakal dan beragama menganggapnya sebagai intoleran. Intoleran itu apabila kita berbuat zalim kepada mereka, adapun meyakini serta mengamalkan ajaran Islam tentu bukan suatu kezaliman sedikit pun. Bahkan Allah ta'ala menamakan satu surat "Al-Kafirun" dan Allah ta'ala perintahkan Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam untuk menyatakannya di depan semua non muslim, yaitu semua orang yang menyembah selain-Nya, قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ، لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ، وَلَآ أَن...