Sungguh mulia agama kita ini. Bahkan hal yang sangat ringan, mudah dan sederhana ini
bisa bernilai ibadah di dalam Islam. Senyum mungkin urusan yang kecil dan ringan, akan
tetapi bisa memberikan implikasi yang luar biasa besar: mengeratkan persaudaraan,
menghangatkan suasana dan menularkan kebahagiaan.
Dan, Rosululloh Saw. adalah sosok yang sangat mengajarkan tersenyum dan paling baik
senyumannya. Abdulloh bin Al Harits bin Jaz’i pernah mengatakan, “Aku tidak pernah
melihat seseorang yang paling banyak senyumannya selain Rosululloh sholallahu ‘alaihi
wasallam.” (HR. Tirmidzi)
"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...
Comments
Post a Comment