Skip to main content

Usus Ati Ampela Pedas • Marimasak

Asalamualaikum.. Pagii bucan, mbacan, sarapan pagi ini kita awali dengan masakan pedas, biar aktifitas semakin beringas.. Eehhh😜😜😜
Makan klo gak ada pedesnya emang kurang mantab yaa (bagi saya).. Jadi masakan apapun selalu diolah dgn cabe bukan cabe2an lohh... Cuzz meluncur ke resep 👇 "

USUS & ATI AMPELA PEDAS

Bahan :
1/4 usus ayam
1/4 ati ampela ayam
Usus dan ati ampela dicuci bersih kemudian direbus sampai mendidih utk menghilangkan bau amis, angkat tiriskan,lalu potong2
1sdm kecap manis
Garam ,gula pasir secukupnya
Lada bubuk secukupnya
Daun jeruk,Daun salam
Minyak utk menumis

Bumbu halus:
5bh bawang merah
3bh bawang putih
5bh cabe merah
10bh cabe rawit (sesuai selera pedas)
1/5sdt trasi
Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus, masukkan daun jeruk, daun salam tumis smpai harum
2. Masukkan usus ati ampela, beri air, masukkan kecap manis, garam, lada, gula ..masak sampai air kering/tinggal sedikit... Test rasa. Sajikan
Hepi trying 😉
.
#shareresepi #usus #atiampela #pedas #pedasmania #kreasidapur #kreasidapurku  #doyancookingtips #fotomasak #masakanpedas #reseprumahan #instafoods #yummyfoods #yummy #hobimasak #masakanrumahan - #regrann

Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Tehnik Penjajah Yang Diadopsi

Membuat aturan (Ordonansi/undang-undang) penceramah atau guru agama Islam adalah salah satu nasehat Snouck Hurgronje terhadap pemerintah Hindia Belanda untuk mengendalikan sistem pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan Islam dianggap penting karena dikhawatirkan melahirkan generasi-generasi pemimpin Islam yang terdidik dan umunya anti penjajah. Dengan asumsi tersebut, pendidikan Islam dinilai sebagai ancaman keberlangsungan misi penjajahan & pengkristenan Nusantara. Ordonansi ustadz pertama kali dikeluarkan pada 1905 mewajibkan setiap ustadz (guru Agama Islam) untuk meminta dan memperoleh izin terlebih dahulu, sebelum melaksanakan tugasnya. Ordonansi guru pada 1905 ini, dinyatakan berlaku untuk Jawa Madura kecuali Yogyakarta dan Surakarta. Isi dari ordonansi ini di antaranya: 1. Seorang ustadz baru boleh mengajar bila sudah mendapat izin dari Bupati. 2. Izin tersebut baru diberikan bila ustadz tersebut jelas-jelas bisa dinilai sebagai orang baik, dan pelajaran yang diberikann...

Bolehkah Meyakini Bahwa Non Muslim Adalah Kafir

HARUSKAH MEYAKINI NON MUSLIM KAFIR...? . Meyakini non muslim kafir adalah ajaran Islam, jadi tidak mungkin orang yang berakal dan beragama menganggapnya sebagai intoleran. Intoleran itu apabila kita berbuat zalim kepada mereka, adapun meyakini serta mengamalkan ajaran Islam tentu bukan suatu kezaliman sedikit pun. Bahkan Allah ta'ala menamakan satu surat "Al-Kafirun" dan Allah ta'ala perintahkan Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam untuk menyatakannya di depan semua non muslim, yaitu semua orang yang menyembah selain-Nya, قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ، لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ، وَلَآ أَن...