Kita tidak berhenti menjelaskan kebenaran, walaupun kebanyakan orang tidak menerimanya.
(Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan).
.
Dari Abu Dzarr رضي الله تعالىٰ عنه berkata,
"Kekasihku (Rasulullah ﷺ) berwasiat kepadaku untuk melakukan beberapa amalan mulia, beliau ﷺ mewasiati aku untuk tidak takut menghadapi celaan orang yang suka mencela dalam melakukan segala sesuatu karena Allah سبحانه و تعالىٰ , dan beliau ﷺ mewasiati aku agar selalu berkata benar sekalipun pahit."
(Shahiih, HR. Ibnu Hibbaan, no. 2041).
"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...
Comments
Post a Comment