Sibukkan lah diri dengan menuntut ilmu. Jangan menyibukkan diri dengan mengurusi fitnah.
.
Berapa banyak kitab ulama yang belum kita baca?Berapa???? “Ribuan!! *
.
Ya Ikhwan fillah, fitnah menyerang agama islam tidak akan ada habisnya sampai hari kiamat, namun semangat menuntut ilmu kadang kandas ditengah jalan.
.
Kenapa umat Islam bingung ada aliran Islam ini dan aliran Islam begitu?
“Bingung karena tidak memiliki ilmunya.
.
Kenapa umat Islam merasa asing dengan agamanya sendiri?
.
Merasa asing karena tidak berilmu.
.
Kenapa Islam kok begini kok begitu, kita harus dengan apa menghadapi ini dan itu?
Dan lain sebagainya…semua akibat kurangnya menuntut ilmu. *
.
Masih banyak ilmu yang belum kita pelajari, mari perbanyak duduk di majelis-majelis kajian, datangi kajian kajian sunnah, baca kitab, datangi kajian kitab, perjalanan kita masih amat panjang.
.
Siapkan diri untuk menjadikan generasi kita, anak-anak kita, cucu-cucu kita, agar jauh lebih berilmu dalam agama dibanding kita.
.
Dengan menguasai ilmu agama yang benar segala macam fitnah terhadap Islam akan bisa dibendung, dagangan-dagangan bid’ah tidak lagi laku, dagelan dagelan liberal menjadi sampah tak berguna, shaf semakin rapat dan musuh-musuh Islam tidak akan berhasil menembusnya.
.
Mari saudara-saudaraku,
perbanyaklah menuntut ilmu dan mengamalkan sedikit demi sedikit sampai waktu kita masuk ke liang lahat
.
Sibukkan lah dengan ilmu
Sibukkan lah dengan ilmu
Sibukkan lah dengan ilmu.
.
Lalu beramal shalih.
.
Maka dengan ilmu lah kita bisa tahu mana yang haq dan mana yang bathil.
.
Maka dengan ilmulah kita bisa tahu mana yang sunnah dan mana yang bid'ah
:
Nasehat berharga untuk saya pribadi dan kita semua.
.
Barakallahu fiikum.
"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...
Comments
Post a Comment