Skip to main content

Tamparan Keras Untuk Muslim Pecinta Fanatik Korean Idol

Kebanyakan anak muda jaman sekarang ngefansnya sama oppa oppa dan eonni eonni ya?

Soal kejadian baru-baru ini tentang pelaporan iklan salah satu online marketplace sebab iklan itu menampilkan salah satu girlband yang sedang naik daun berlenggak-lenggok menggunakan pakaian minim, yang dilaporkan oleh beberapa Ibu yang SANGAAAATTT peduli dengan anak-anak Indonesia terutama anaknya, notabennya memang iklan tersebut tidak layak dipertontonkan pada anak kecil, eh sebenarnya ga hanya pada anak kecil sih, pada orang dewasa juga, yah pokoknya sangat ga wajar lah

Tapi, ga sampai situ aja permasalahannya. Fans daripada girlband ini ga terima sebab idolanya dilaporkan dengan tuduhan seperti diatas, kata mereka;
"yaelah lebay banget"
"gitu doang, udah biasa kali"
"norak banget gitu aja pake dilaporin" dari pernyataan ringan sebab tidak terima—sampai puncaknya berupa hinaan, celaan, cacian pada si Ibu; "USIR DIA DARI INDONESIA, INDONESIA GA BUTUH ORANG YANG GA OPEN MINDED"

Sebenarnya, bukan si Ibu yang ga open minded. Mungkin kitanya aja yang kurang aware, kitanya yang kurang peduli dengan sekitar, dengan adik-adik kita. Ya, mungkin kita sudah terbiasa menonton tarian-tarian seperti yang dilakukan si anggota girlband itu, tapi bagaimana dengan adik-adik kita? Dengan mereka yang berusaha dengan keras menjaga pandangannya?
Mungkin kita salah, dan kita semua pernah salah, tapi akankah kita membiarkan kesalahan itu dilakukan lagi oleh adik-adik kita?

Dan lagi, kata-kata kasar itu dilontarkan pada seorang IBU, ya aku tau beliau bukan Ibu yang melahirkanmu, tapi tetap saja beliau seorang IBU
Tega kah kita berkata kasar pada Ibu kita? Coba bayangkan jika Ibu kita yang diperlakukan seperti itu, miris... rasanya moral kita telah terkikis
Hanya karna membela idola, kita jadi berani menghina Ibu kita. Padahal jelas-jelas yang kita idolakan tidak bisa menyelamatkan dari panasnya Jahannam😭😭

Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Tehnik Penjajah Yang Diadopsi

Membuat aturan (Ordonansi/undang-undang) penceramah atau guru agama Islam adalah salah satu nasehat Snouck Hurgronje terhadap pemerintah Hindia Belanda untuk mengendalikan sistem pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan Islam dianggap penting karena dikhawatirkan melahirkan generasi-generasi pemimpin Islam yang terdidik dan umunya anti penjajah. Dengan asumsi tersebut, pendidikan Islam dinilai sebagai ancaman keberlangsungan misi penjajahan & pengkristenan Nusantara. Ordonansi ustadz pertama kali dikeluarkan pada 1905 mewajibkan setiap ustadz (guru Agama Islam) untuk meminta dan memperoleh izin terlebih dahulu, sebelum melaksanakan tugasnya. Ordonansi guru pada 1905 ini, dinyatakan berlaku untuk Jawa Madura kecuali Yogyakarta dan Surakarta. Isi dari ordonansi ini di antaranya: 1. Seorang ustadz baru boleh mengajar bila sudah mendapat izin dari Bupati. 2. Izin tersebut baru diberikan bila ustadz tersebut jelas-jelas bisa dinilai sebagai orang baik, dan pelajaran yang diberikann...

Bolehkah Meyakini Bahwa Non Muslim Adalah Kafir

HARUSKAH MEYAKINI NON MUSLIM KAFIR...? . Meyakini non muslim kafir adalah ajaran Islam, jadi tidak mungkin orang yang berakal dan beragama menganggapnya sebagai intoleran. Intoleran itu apabila kita berbuat zalim kepada mereka, adapun meyakini serta mengamalkan ajaran Islam tentu bukan suatu kezaliman sedikit pun. Bahkan Allah ta'ala menamakan satu surat "Al-Kafirun" dan Allah ta'ala perintahkan Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam untuk menyatakannya di depan semua non muslim, yaitu semua orang yang menyembah selain-Nya, قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ، لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ، وَلَآ أَن...