Dr. Zakir Naik
.
Salah satu cara yang digunakan oleh misionaris untuk menyesatkan umat adalah dengan "pengobatan spiritual". Mengklaim bisa menyembuhkan penyakit-penyakit kronis seperti lumpuh dan kebutaan tanpa operasi.
.
Di sejumlah wilayah, misionaris tampil di panggung lalu meminta orang yang sakit naik ke panggung tersebut dan disembuhkan seketika “atas nama Yesus.” Dr Zakir Naik mengamati beberapa panggung dan akhirnya menemukan modus penipuan mereka.
.
Pernah satu kali misionaris memanggil orang yang kakinya cacat untuk naik ke panggung. Bersama sejumlah orang, mereka kemudian ditampilkan di panggung itu dan sang misionaris berkomat-kamit membaca doa. Lalu, “Atas nama Yesus, larilah engkau!” Hadirin terkagum-kagum karena orang itu tiba-tiba bisa berlari. Namun, Zakir Naik jeli. Ternyata orang yang lari itu bukanlah orang yang sebenarnya cacat.
.
Lalu, untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar telah menipu, Dr Zakir Naik menantang mereka.
.
“Jika kalian benar-benar bisa menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut dengan mudah tanpa operasi, mari datang ke rumah sakitku. Di sana banyak orang yang sedang sakit. Sembuhkanlah mereka!” tantang Dr Zakir Naik.
.
Ternyata tidak ada satu orang pun yang berani menjawab tantangan itu.
"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...
Comments
Post a Comment