﷽
.
“Ulama adalah pewaris para nabi.”
(HR At-Tirmidzi)
.
Sering mendengar hadits tersebut dipropagandakan oleh para ahlul bid'ah? Kemudian diikuti pula oleh para jamaah-nya tanpa dikaji lebih dalam kandungannya.
-
Tanyakan pada mereka, apa yg diwariskan para An-biya tersebut? Tak terelakkan mereka akan menjawab bahwa yg diwariskan para An-biya adalah ilmu (pengajaran) berikut sifat2nya (gaya hidup, adab maupun akhlak). Lantas tanyakan lg kpd mereka, apakah para 'ulama' tersebut mengajarkan kepada mereka apa yg datang & diajarkan dari Rasulullah Salallahu'alaihi Wasallam atau apakah mereka para 'ulama' tersebut mewarisi akhlak dan gaya hidup seperti Rasulullah? Jawabannya jadi bingung.
-
Para ulama semakin langka dan semakin banyaknya orang bodoh yang berambisi untuk menjadi ulama dengan ilmu yg pas2an bahkan menyimpang, hanya sekedar menonjolkan tampilan luar yg seolah2 mereka adalah seorang 'alim dan ulama yg sesungguhnya. هدانا الله
-
Oleh karena itu, sebagai penuntut ilmu kita dapat mengambil ibrah/pelajaran atau clue dari hadits shahih diatas. Bahwa, para ulama yg sebenar2 ulama pewaris para nabi yaitu mereka yg tidak keluar dari apa yg diajarkan oleh Rasulullah Salallahu'alaihi Wasallam dan juga mereka yg memiliki gaya hidup, adab maupun akhlak yg sebagaimana Rasulullah Salallahu'alaihi Wasallam contohkan dan perintahkan.
.
Wallahu'alam
"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...
Comments
Post a Comment